Tampilkan postingan dengan label karya tulis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label karya tulis. Tampilkan semua postingan
Pada blog ini mungkin penulis akan banyak membuat tulisan atau disebut pula karya tulis. Akan lebih baik jika kita mengenal tulisan kita dengan lebih baik. Tentunya terlebih dahulu kita mesti tahu jenis – jenisnya dan sistematikanya. Berikut penulis coba membuat resume tentang sistematika penulisan karya tulis.

Karya tulis terbagi menjadi tiga jenis diantaranya adalah :

1.    Karya tulis ilmiah
Karya tulis ilmiah merupakan hasil pemikiran ilmiah seorang ilmuan (yang berupa hasil pengembangan) yang ingin mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang diperoleh melalui kepustakaan, kumpulan pengalaman, penelitian, dan pengetahuan orang lain sebelumnya (Dwiloka, 2005;2).

Contohnya : Skripsi, Tesis, Disertasi, Makalah (Kerja, Tugas, Penelitian), Proposal Penelitian, Artikel Ilmiah, Prosiding Seminar.

Ciri - cirinya :
  1. Logis. Karya tulis dikatakan logis apabila data, argumen, penjelasan yang dikemukakan diterima oleh akal.
  2. Sistematis. Karya tulis dikatakan sistematis apabila setiap permasalahan yang diuraikan disusun secara teratur, runtut, dan tidak tumpang tindih.
  3. Obyektif. Karya tulis dikatakan obyektif apabila alasan , keterangan, penjelasan dan uraian-uraian yang dikemukakan sesuai apa adanya.

Ciri bahasa keilmuan karya ilmiah sebagai berkut :
  1. Tidak ambigu, artinya tidak bermakna ganda.
  2. Tidak emotif, artinya tidak melibatkan aspek perasaan penulis.
  3. Menggunakan bahasa baku dalam ejaan,kata,kalimat dan paragraf.
  4. Menggunakan istilah keilmuan.
  5. Rasional, artinya penulis harus menonjolkan pikiran yang logis

2.    Karya tulis non ilmiah
Karya tulis non ilmiah merupakan karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum, dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang popular atau biasa digunakan (tidak terlalu formal).

Contohnya : Dongeng, Cerpen, Novel, Drama, Roman.

Ciri – cirinya :
  1. Ditulis berdasarkan fakta pribadi
  2. Fakta yang disimpulkan subyektif
  3. Gaya bahasa konotatif dan populer
  4. Tidak memuat hipotesis
  5. Penyajian dibarengi dengan sejarah
  6. Bersifat imajinatif
  7. Situasi didramatisir
  8. Bersifat persuasif
  9. Tanpa dukungan bukti 

3.    Karya tulis ilmiah populer
Karya tulis ilmiah populer merupakan suatu karya yang ditulis dengan menggunakan bahasa yang populer sehingga mudah dipahami oleh masyarakat dan menarik untuk dibaca. Tema – tema yang diangkat mudah di pahami secara umum, misalnya kesehatan, kecantikan, politik dan lainnya.

Contohnya : Artikel, Resensi, Sinopsis, Resume, Esai, Tajuk Rencana, Opini, Feature, Ulasan

Ciri – cirinya :
  1. Struktur sajian karya ilmiah sangat ketat, biasanya terdiri dari bagian awal, bagian inti dan bagian penutup. Bagian awal merupakan pengantar ke bagian inti, sedangkan inti merupakan sajian gagasan pokok yang ingin disampaikan.
  2. Komponen karya ilmiah bervariasi sesuai dengan jenisnya, namun semua karya ilmiah mengandung pendahuluan, bagian inti, penutup, dan daftar pustaka. Artikel ilmiah yang dimuat dalam jurnal mempersyaratkan adanya abstrak.
  3. Sikap penulis dalam karya ilmiah adalah objektif, yang disampaikan dengan menggunakan kata atau gaya bahasa impersonal. 
  4. Bahasa yang digunakan dalam karya ilmiah adalah bahasa baku yang tercermin dari pilihan kata atau istilah, dan kalimat-kalimat yang efektif dengan struktur yang baku.


Diadaptasi dari  :
https://ylestari3.wordpress.com/2013/11/02/pengertian-ciri-jenis-dan-contoh-karya-tulis/

http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/Jenis-Jenis%20Tulisan%20Ilmiah.pdf